Sekarang mengapa anda malah mengajak kami untuk menggulingkan satu pemerintahan yang syah ? Mengapa bukan mendakwahinya agar yang sudah memimpin ini menjadi baik, kita jadi curiga, barangkali karena anda ingin juga kebagian memimpin ? Mengapa mendirikan Negara, bukannya serius mengembangkan agama di negara yang menjamin kebebasan melaksanakan agama ? Mengapa tidak memanfa’atkan kebebasan yang disediakan ? Kalau bukan karena ambisi memerintah, alasan apalagi yang membuat anda mau berpayah payah begini ?


Pertanyaan gencar ini, mengandungi beberapa pokok fikiran yang harus dijawab dan dijernihkan satu per satu [dengan kekuatan hujjah dan kebeningan hati penuh du’a] di antaranya :

1.       Ada perbedaan mendasar antara Negara dan pemerintah. Negara manakah kehadirannya mengundang rahmat dan Ridho Ilahi, serta pemerintah bagaimana yang menghasilkan kemakmuran bagi rakyatnya ?

2.       Negara bagi mukminin

3.       Prinsip kekuasaan dalam Islam

4.       Negara Saba sebuah Kasus

5.       Bumi bagian dari Kerajaan Ilahi

6.       Apa arti menggulingkan pemerintahan yang syah itu, dan mengapa ulah begini dicela pula dalam Islam ? Fahamkan pada mereka bahwa kita pun termasuk orang yang mengutuk/tidak setuju sama sekali terhadap setiap usaha yang bermaksud menggulingkan pemerintahan yang syah !

7.       Mengapa bukan mendakwahi yang kini memimpin supaya menjadi baik ?

8.       Mengapa mendirikan Negara, bukannya serius mengembangkan agama di Negara yang memberikan kebebasan beragama ?

9.       Mengapa tidak memanfa’atkan kebebasan yang sudah disediakan ?

10.   Kalau bukan karena ambisi memimpin,  motivasi apa yang membuat kita mau bersusah payah begini ?

Insya Alloh kita coba bahas satu persatu, Aamiin

Advertisements